Sabtu, 07 Maret 2015

Puisi

Love Nahwu



Cintaku padamu bagaikan ISIM, tak terbatas waktu..
Dimana aku dan kamu bagaikan MUBATADA' & KHABAR,
aku selalu ada untukmu dan kamu juga begitu padaku...
Juga kita bagaikan FIIL dan FAIL,
serasa sepi tak sempurna jika tak bersama..

Dan disaat kamu menjadi MUDHAF,
aku rela mejadi MUDHAF ILAIH-NYA untuk menyempurnakanmu..
Dan juga laksana NA'AT MAN'UT, saling serasi jika bersama..
Dan andai kamu tahu, cintaku ini laksana ISIM MABNI,
tak akan ada yang merubah rasa ini..

Kukirim sebuah sya'ir cinta untukmu! Saat itu,
aku isim mufrod, tunggal sendiri saja seperti kalimat huruf,
sendiri tak bermakna seperti fi’il laazim,
mencinta tak ada yang dicinta tak mau terpuruk dan terdiam,
aku harus jadi mubtada’, memulai sesuatu.

Menjadi seorang fa’il, yang berawal dari fi’il.
tapi aku seperti fi’il mudhoori’ alladzii lam yattashil biaakhirihii syaiun mencari sesuatu,
tapi tak bertemu sesuatupun di akhir.
Bertemu denganmu adalah khobar muqoddam,
sebuah kabar yang tak disangka.
Aku pun jadi mubtada’ muakkhor, perintis yang kesiangan

Aku mulai dengan sebuah kalam, dari susunan beberapa lafadz yang mufid, terkhusus untuk dirimu dengan penuh mak’na.
Dari sini semua bermula Aku dan kamu,
bagaikan idhofah aku mudhof, kamu mudhof ilaih.
Tak bisa dipisahkan.

Cintaku padamu, beri’rob rofa’.
Tinggi Bertanda dhummah. Bersatu Cinta kita bersatu,
mencapai derajat yang tinggi.
Saat mengejar cintamu, aku cuma isim beri’rob nashob.

Susah payah yang bertanda fathah.
Terbuka Hanya dengan bersusah payah maka jalan itu kan terbuka.
Setelah mendapatkan cintamu, tak mau aku seperti isim yang kofdh.
Hina dan rendah Bertanda Kasroh.
Terpecah belah Jika kita berpecah belah tak bersatu,
rendahlah derajat cinta kita.
Karenanya, kan kujaga cinta kita, layaknya isim yang beri’rob jazm.
Penuh kepastian Bertanda dengan sukun.
Ketenangan.


Kan kita gapai cinta yang penuh damai saat semua terikat dengan kepastian tanpa ragu-ragu..... I LOVE U

Karya: Ijun