Tahu kah kau kawan??
Aku selalu aneh dengan diriku sendiri.. Entah mengapa..
Aku selalu merasa dan berfikir bgaimna meluruskan semua itu.. Walaupun jawabannya.. Pasti mentok-mentok di situ..
Aku butuh temen.. Untuk mencurahkam semua masalahku.. Namun aku seorang yang pemilih.. Sehingga jadinya, aku memendam perasaan yng harusnya aku utarakan.. Karena tak ada orang yang ku fikir tepat untuk menyelesaikan masalahku..
Saat aku berharap.. Dengannya, bisa setia mendengarkan semua yang kucurahkan..namun menurutku sulit.. Dia yang kuinginkan.. Ternyata sulit diajak bicara denganku.. Maka kuurungkan niatku..
Apa yang terjadi setelah itu??..
Tahu kah anda??.. Tadi pagi.. Dia memanggilku.. Aku tak tau karena apa dia memanggilku.. Lalu aku duduk disampingnya.. Dia menanyakan sesuatu padaku.. Sesuatu yang membuatku kaget.. Seakan-akan dia bisa menerawang pikiranku.. Dia menanyakan apakah aku mempunyai masalah yang harus dibicarakan dengannya??
Aku takjub dengan perkataan itu.. Tapi disini lah.. Aku malah tak dapat berbicara.. Lidahku kelu.. Dan setiap kosa kata diruang gagasanku hilang tak berbekas. Aku malah bingung menjawabnya. Aku harus ngomong apa??
Ku katakan sejujurnya, sebenarnya banyak yang harus ku ungkapkan. Namun sulit rasanya untuk mengungkapkan itu. Lalu apa yang terjadi??, disini kita saling membisu. Mungkin sampai 5 menit lbih, kita tak saling bicara. Namun dua tetap menungguku bicara.
" rick, aku bosan dengan semua ini.. Sungguh sangat bosan. Aku ingin membuat perubahan, tapi aku tak tau harus berbuat apa, kareba aku hanyalah seorang yang biasa seperti mereka "
Perlahan aku ambil nafas untuk menyambung kata "kau tau, kenapa aku berkata seperti ini??, karena aku tau, kau barbeda dari yang lain. Sifat pemimpin ada dalam dirimu. Kau bisa mewujudkan perubhanku. Aku yakin itu"
Dia.. Agak lama menjawab, dan akhirnya "kenapa.. Kenapa harus aku. Msih banyak yang lain, kenpa kamu pilih aku??"
"Karena aku hanya percaya padamu.. Aku tau.. Kamu bisa lebih dari aku.. Dan kau pasti bisa.. Aku yang akan terus mendukungmu.. Percayalah"
"Kau tau mengapa aku berkata seperti ini?? Karena kau temanku yang pertama membuatku tau apa arti semua ini"
"Terimakasih.. Atas semua kepercayaanmu.. Aku ingin kau tak banyak berharap denganku" dia tersenyum pdaku..
Ini hanya sebagian yang ku katakan.. Masih banyak yang aku ingin katakan padanya. Namun waktu yang tak memungkinkan.. Dan akhirnya dia pergi.. Aku pun merasa agak lega.. Karena bebanku berkurang..
Selamat malam all... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar